Fashionable dengan Minim Risiko

Sepatu tinggi membuat si pemakai terlihat lebih jenjang dan pastinya seksi. Namun ingat, beauty is painful, ada banyak masalah kesehatan kaki yang menghantui si pencinta high heels ini.

Sepatu tinggi membuat si pemakai terlihat lebih jenjang dan pastinya seksi. Namun ingat, beauty is painful, ada banyak masalah kesehatan kaki yang menghantui si pencinta high heels ini.

Di antara para fashionista, sepatu berhak tinggi atau high heels bagaikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Sepatu ini memang membuat si pemakainya menjadi terlihat lebih jenjang diiringi dengan perasaan menjadi lebih seksi. Pantas saja, meski menggunakan sepatu bermodel stiletto cenderung menyakitkan, semua dilakukan kaum hawa untuk tampil menarik. Apalagi, sepatu berhak tinggi cocok dikenakan saat menggunakan busana apa pun. Sebut saja mulai dari busana kasual hingga acara formal seperti pesta.

Tak heran para beauty stylist menyarankan Anda untuk terbiasa menggunakan sepatu tersebut. Tuntutan profesi juga terkadang mengharuskan seseorang menggunakan sepatu high heels, seperti profesi sekretaris yang memang sejak di sekolah tinggi sudah dituntut untuk tampil maksimal. Salah satunya dengan menggunakan sepatu berhak tinggi.

Menurut Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Uno, sepatu berhak tinggi membuat kaum perempuan terlihat anggun dan feminin. Sepatu ini pun merupakan bagian dari keseharian Mien yang kerap menggunakan sepatu dengan hak 7 cm meskipun usianya sudah cukup senja.

“Postur tubuh menjadi lebih tegap ketika wanita menggunakan high heels,” ujar Mien kepada Harian Seputar Indonesia.

Kendati demikian, di balik segala kekurangan kaum wanita yang berhasil ditutupi dengan high heels, sepatu ini menyimpan masalah kesehatan yang menghinggapi pemakai setianya. Ya, beauty comes with pain. Terang saja karena kaki dipaksa untuk berada pada kondisi yang tidak normal.

Umumnya, si pemakai sepatu berhal tinggi ini punya keluhan seperti lapisan kulit menebal atau kapalan yang biasa terjadi pada ujung jari-jari kaki. Namun, tidak berhenti di situ, kaki yang bengkak ini bisa menimbulkan masalah lain, seperti radang sendi, keseleo, nyeri dan kaku di persendian tulang, masalah beban tubuh yang berpusat di kaki bagian tumit, dan stres pada kaki.

“Dan yang lebih parah lagi, high heels juga dapat menyebabkan cedera pada otot kaki, nyeri sendi punggung, varises, tulang belakang bengkok, sakit pada tulang telapak kaki, sampai masalah yang lebih kompleks seperti osteoporosis,” tutur medical rehabilitation specialist, dr Meidy H Triangto SpRM.

Salah satu penyakit yang umumnya diderita penggemar sepatu berhak tinggi adalah hallux valgus. Penyakit ini merupakan perubahan struktur telapak kaki, yakni tulang ibu jari kaki menyimpang ke arah luar dan dapat menyebabkan infeksi. Solusi penyembuhannya tidak lain dengan jalan operasi.

Seorang dokter spesialis cedera dan kecelakaan darurat dari University Hospital of Wales, dr Rupert Evans mengemukakan, cedera akibat sepatu berhak tinggi bisa menimbulkan masalah dalam jangka panjang. Evans mencatat kenaikan yang signifikan akan jumlah pasien dengan kasus cedera lantaran mengenakan alas kaki berhak tinggi.

Adapun studi tentang bahaya penggunaan high heels bagi kesehatan telah dilakukan beberapa ahli. Salah satunya yang dilakukan Dr Casey Kerrigan, profesor medis dan rehabilitasi di University of Virginia, Amerika Serikat. Hasil penelitian yang dilakukannya menyebutkan bahwa high heels selain dapat menyebabkan risiko penyakit yang telah disebutkan, juga menyebabkan perempuan menderita nyeri lutut dua kali lebih banyak ketimbang pria.

Riset yang dilakukan Casey, seperti dikutip dari webmd.com, menunjukkan bahwa pemakaian stiletto menyebabkan tekanan pada lutut dan pinggul meningkat 25 persen setiap kali melangkah. Faktor lain penyebab masalah kaki adalah penuaan. Meidy menyebutkan, semakin bertambahnya umur, maka kaki akan menjadi lebih lebar dan panjang. Bantalan kaki di tumit dan ujung kaki pun akan menipis.

Meidy juga menyarankan untuk membatasi tinggi hak. Sepatu tidak lebih dari 3 cm untuk penggunaan sehari-hari. Tinggi hak ini memungkinkan tumit terangkat sedikit dan melonggarkan tendon achilles sehingga saat berjalan tidak terjadi tarikan keras di urat kaki.

Sumber: news.id.msn.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s