Sepatu Nyaman Kaki Aman

Sepatu sandal tidak bagus buat anak karena tidak menopang tumit.

Jangan tergiur dengan sepatu atau alas kaki bermerek nan mahal. Kesalahan persepsi itu bisa menghamburkan kocek dan mengakibatkan cedera pada kaki Anda. Mulailah mengidentifikasi tipe kaki secara benar untuk pemakaian alas kaki atau sepatu yang tepat bagi kesehatan kaki Anda.

Menurut Dr Meidy H. Triangto, SpRM, dari Kids Foot Rehabilitation Center Rumah Sakit Mitra Keluarga, kaki manusia terbagi dalam tiga jenis, yaitu kaki normal, kaki datar, dan kaki dengan lengkung kaki tinggi. “Banyak pasien saya yang berkaki flat (kaki datar),” ujarnya dalam diskusi mengenai kesehatan kaki di gerai Adidas, Grand Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Meidy, hati-hati bagi orang yang berkaki datar. Sebab, salah satu ciri orang yang berkaki tipe itu adalah kalau berjalan mereka cepat lelah. Hal itu disebabkan oleh banyak dari mereka memakai sepatu yang tidak sesuai, sehingga posisi tubuh jatuh tidak benar. “Pemakaian sepatu yang salah mendorong lutut berbentuk menjadi X,” Meidy menjelaskan. Untuk itu, tidak baik bagi orang yang kakinya datar menggunakan sepatu atau alas kaki yang datar juga. Sebab, menurut dia, membuat kaki tidak seimbang dan akhirnya malah cedera engkel.

Pada kenyataannya, orang berkaki flat itu sebenarnya merupakan keturunan. Flat memiliki faktor congenital, yaitu bawaan lahir. Juga anak dilahirkan dengan kaki flat, dalam arti kata adalah normal. Sebab, bentuk flat itu adalah bantalan lemak pada bayi atau anak kecil.

“Nah, sampai 2 tahun kita masih boleh toleransi kepada anak kita berkaki flat. Setelah 2 tahun, hal itu tidak boleh, karena kaki sudah terlatih untuk membentuk arch (lengkung kaki),” tutur Meidy.

Untuk itu, jangan sampai saat kaki anak sudah terlatih membentuk arch dengan baik malah di-support mengenakan sepatu yang salah. Bisa-bisa, ujar Meidy, arch-nya tidak bakal berkembang dan berisiko flat-nya akan makin panjang. Padahal, kalau dilatih dengan baik, arch akan terbentuk lebih kuat dan naik lebih baik lagi. Sayangnya sepatu anak kecil sekarang banyak modelnya dan tidak memperhatikan segi kesehatan kakinya. “Anak pakai semaunya dan waktu tumbuh kembang arch jadi tidak bagus.”

Selama tumbuh kembang kaki, ukuran sepatu anak bisa berubah 34 kali hingga dia berusia 10 tahun. Paling tidak enam bulan sekali ukuran kaki anak bisa berubah. Untuk itu, ketika anak mulai belajar jalan, dia harus memakai alas kaki yang ideal. Artinya sepatu atau alas kaki itu harus dapat mengatur jatuhnya titik berat badan pada posisi yang benar. “Sepatu sandal tidak bagus buat anak karena tidak menopang tumit,” ujar dokter berkulit putih ini.

Namun, bagi orang yang berkaki flat, sebetulnya bisa diobati sejak usia dini. Sehingga keturunannya tidak flat lagi, meski tetap ada faktor genetik. Namun, Meidy meyakinkan bahwa tidak selalu yang bermain adalah faktor itu. Solusinya, jika orang tua sudah melihat adanya kelainan pada kaki anaknya, sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk diperiksa.

Nah, dari situ dokter bakal melihat kelainan kaki melalui jejak kaki dan foot scan. “Cara ini memperlihatkan dengan jelas pola kaki,” kata Meidy. Kemudian dari foot scan, dokter juga mendapatkan data tentang panjang kaki, pembebanan kaki saat berdiri, dan lainnya. Setelah ditentukan sudut yang tepat untuk kaki, kaki akan menjalani serangkaian terapi untuk dikoreksi.

Di kota-kota besar kita bisa menelusuri merek-merek sepatu yang mengutamakan kesehatan kaki untuk aktivitas olahraga.

Manajer Komunikasi PT Adidas Indonesia Monica Ang mengatakan Adidas memproduksi sepatu lari yang sesuai dengan kaki datar. Dalam sepatu ini ada teknologi pro-moderator, yang berfungsi memberi perlindungan pada saat kaki berputar masuk ke dalam secara berlebihan, terutama saat pendaratan. Selain itu, sepatu Adidas Supernova Sequence ini dilengkapi dengan teknologi adiPRENE, yang meredam daya benturan saat pendaratan kaki. “Teknologi ini juga sebagai bantalan di bagian tengah sepatu untuk memberikan respons dinamis dalam berlari,” ujarnya.

Sepatu Adidas juga punya produk yang mengakomodasi kaki dengan lengkung kaki tinggi dan kaki normal. Seperti Adidas Supernova Glide serta adiZero Aegis dan Boston. Sepatu ini dinilai oleh Monica memiliki karakter cocok bagi para konsumen yang punya kaki yang condong ke arah dalam (high arch foot) dan kaki normal. Monica menambahkan, sepatu ini bobotnya sangat ringan, yakni cuma 265 gram.

Yang jelas, risiko cedera dalam pemakaian sepatu atau alas kaki tidak memandang tiga tipe kaki tersebut. Cedera itu bisa berupa cedera otot, cedera tendon, dan cedera tulang. Untuk itu, pilihlah alas kaki yang tepat agar kaki tetap sehat. Apalagi kondisi kaki sangat mendukung aktivitas seseorang. “Fungsi utama sepatu adalah sebagai proteksi, sehingga harus diperhatikan,” ujar istri dokter spesialis kesehatan olahraga, Dr Michael Triangto, ini.

Identifikasi Tipe Kaki

Kaki Normal

1. Kaki normal mendarat di tumit bagian luar, sedikit berputar ke dalam dengan membentuk lengkung kaki untuk menahan guncangan.

2. Biasanya memakai sol, baik di tumit bagian luar maupun di sebelah dalam kaki bagian depan, secara stabil.

3. Tidak terlalu sering cedera.

4. Secara ideal dapat memakai berbagai macam tipe sepatu.

5. Direkomendasikan memakai sepatu yang memberikan stabilitas dan bantalan.

Kaki Rata atau Flat

1. Lengkung kaki XXX sehingga jaringan lunak pada area ini menonjol keluar.

2. Tekanan pada kaki berada pada bagian tumit luar, berputar ke dalam secara berlebihan.

3. Lebih banyak beban pada pergelangan kaki, lutut, dan punggung bagian belakang.

4. Sepatu lebih banyak dipakai di sebelah dalam dari kaki bagian depan.

5. Direkomendasikan memakai sepatu dengan kontrol gerak sebagai tahanan di sisi sepatu sebelah dalam.

Kaki dengan Lengkung Kaki Tinggi

1. Memiliki lengkung kaki yang lebih tinggi ketimbang struktur kaki normal.

2. Lengkung kaki menyentuh permukaan.

3. Persendian pada kaki kencang sehingga kapasitas untuk menahan guncangan berkurang secara signifikan.

4. Sepatu tipe kaki ini cenderung mengikis bagian luar tumit dan bagian depan kaki.

5. Memerlukan sepatu yang memberikan bantalan untuk menstabilkan tumit agar mencegah kaki berputar keluar.

Sumber: Korantempo.com

One Response to Sepatu Nyaman Kaki Aman

  1. hephepi says:

    terimakasih.infonya sangat membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s